Update Harga iPhone 16 Series Akhir 2025, Pro Max Alami Penurunan Besar
Harga iPhone 16 Pro Max turun hingga Rp 4 juta pada Desember 2025. Simak gambaran harga terbaru iPhone 16 Series di iBox dan Digimap.
Harga iPhone 16 Series mengalami penyesuaian cukup besar menjelang akhir 2025. Penurunan paling menonjol terjadi pada iPhone 16 Pro Max, yang kini dijual dengan selisih harga hingga jutaan rupiah lebih rendah dibandingkan saat awal tahun.
Kondisi ini membuat iPhone generasi 2024 kembali relevan bagi pengguna yang ingin mengganti perangkat tanpa harus masuk ke lini terbaru. Dengan performa yang masih kompetitif dan dukungan pembaruan sistem jangka panjang, iPhone 16 Series kini berada di posisi harga yang lebih seimbang.
Penurunan paling besar terjadi pada iPhone 16 Pro Max
Sorotan utama ada pada iPhone 16 Pro Max. Untuk kapasitas 256 GB, harga kini berada di kisaran Rp 21,9 juta, turun sekitar Rp 4 juta dari banderol sebelumnya yang masih di atas Rp 25 juta. Penurunan ini termasuk yang terbesar di lini iPhone 16 sejak peluncurannya.
Di jaringan ritel resmi lain, varian yang sama dijual sedikit lebih rendah, dengan selisih sekitar ratusan ribu rupiah. Perbedaan harga antartoko menunjukkan pentingnya membandingkan sebelum membeli, meski sama-sama berada di kanal distribusi resmi.
Varian dengan penyimpanan lebih besar juga ikut menyesuaikan. Model 512 GB dan 1 TB kini dijual dengan harga yang lebih rendah dibandingkan beberapa bulan lalu, meskipun tetap berada di segmen premium.
Lini iPhone 16 lain ikut menyesuaikan harga
Penurunan tidak hanya terjadi pada Pro Max. iPhone 16 versi standar juga mengalami koreksi harga, dengan varian 128 GB kini dijual di kisaran Rp 14 jutaan. Angka ini lebih rendah dibandingkan harga awal peluncuran yang sempat mendekati Rp 17 juta.
iPhone 16 Plus, yang menawarkan layar lebih besar tanpa fitur Pro, kini berada di rentang harga yang lebih kompetitif. Penyesuaian ini membuat selisih harga antara model standar dan Plus menjadi lebih rasional bagi pengguna yang mempertimbangkan ukuran layar sebagai prioritas.
Sementara itu, iPhone 16 Pro juga mengalami penurunan signifikan. Varian 128 GB kini dijual di bawah Rp 18 juta, turun beberapa juta rupiah dari harga sebelumnya. Varian penyimpanan yang lebih besar mengikuti pola yang sama, memberi lebih banyak pilihan bagi pengguna dengan kebutuhan kapasitas tinggi.
Posisi iPhone 16e di segmen lebih terjangkau
iPhone 16e tetap menjadi opsi paling terjangkau di keluarga iPhone 16. Dengan harga yang kini berada di kisaran Rp 11 jutaan untuk varian dasar, model ini ditujukan bagi pengguna yang ingin masuk ke ekosistem iPhone generasi terbaru tanpa biaya terlalu tinggi.
Penurunan harga iPhone 16e juga membuat jaraknya dengan iPhone generasi sebelumnya semakin tipis. Bagi sebagian pengguna, ini menjadi pertimbangan penting karena tetap mendapatkan dukungan sistem yang lebih panjang.
Mengapa harga turun di akhir 2025
Penyesuaian harga iPhone 16 Series tidak terlepas dari siklus produk tahunan Apple. Ketika generasi baru mulai dipasarkan, model sebelumnya biasanya mengalami koreksi agar tetap menarik di pasar.
Faktor lain datang dari strategi promosi akhir tahun dan kondisi stok. Varian tertentu, terutama kapasitas menengah, cenderung lebih cepat menyesuaikan harga karena permintaannya paling tinggi.
Hal yang perlu diperhatikan sebelum membeli
Meski penurunan harga terlihat menarik, konsumen perlu mencermati beberapa hal. Pertama, harga dapat berubah sewaktu-waktu tergantung kebijakan toko dan ketersediaan stok. Kedua, tidak semua kapasitas mengalami penurunan dengan besaran yang sama.
Selain itu, perbedaan harga antartoko resmi tetap mungkin terjadi. Selisihnya memang tidak ekstrem, tetapi cukup relevan mengingat harga perangkat berada di kisaran belasan hingga puluhan juta rupiah.
Dengan harga yang kini lebih rendah, iPhone 16 Series masih relevan untuk penggunaan jangka menengah hingga panjang. Penurunan hingga Rp 4 juta pada iPhone 16 Pro Max menempatkannya sebagai salah satu opsi flagship yang nilainya semakin rasional di akhir 2025. Sebagai catatan, harga yang disebutkan merupakan gambaran pada Desember 2025 dan dapat berubah sesuai kebijakan penjual dan kondisi pasar.