nubia V80 Design Review: Spesifikasi, Performa, dan Kelebihan di Kelas Entry
nubia V80 Design menawarkan desain mencolok, layar 120 Hz, fitur AI Button, dan baterai besar. Simak ulasan lengkap kelebihan dan keterbatasannya di kelas entry.
nubia V80 Design menjadi salah satu ponsel entry level yang cukup menyita perhatian berkat pendekatan desainnya. Di tengah banyaknya perangkat terjangkau dengan tampilan serupa, nubia memilih jalur berbeda dengan menghadirkan bahasa desain yang terinspirasi dari ponsel flagship. Namun, daya tarik perangkat ini tidak hanya berhenti pada tampilan luar. Ada sejumlah aspek lain yang membuat nubia V80 Design layak ditinjau lebih jauh sebagai ponsel harian di kelas harga terjangkau.
Sebagai ponsel entry, nubia V80 Design membawa kombinasi spesifikasi yang relatif seimbang. Fokusnya tidak hanya pada satu sektor, melainkan mencoba memberikan pengalaman yang utuh melalui layar, performa, kamera, hingga fitur pengisian daya yang jarang ditemukan di kelasnya.
Desain dan kualitas bodi
Hal pertama yang paling mudah dikenali dari nubia V80 Design adalah tampilannya. Modul kamera belakang dibuat besar dengan susunan lensa yang mengingatkan pada ponsel flagship modern. Meski kemiripan ini hanya sebatas visual, pendekatan tersebut membuat nubia V80 Design terlihat menonjol dibandingkan ponsel entry lain yang umumnya tampil lebih sederhana.
Bodi perangkat ini mengusung desain datar dengan finishing matte. Ketebalannya berada di kisaran 7,7 mm dengan bobot sekitar 191 gram, masih tergolong nyaman digenggam untuk penggunaan harian. Pilihan warna yang tersedia juga cukup beragam, dengan nuansa pastel yang memberikan kesan ringan dan modern.
nubia V80 Design sudah dibekali sertifikasi IP64, yang berarti memiliki perlindungan terhadap debu serta percikan air. Perlindungan ini memang belum setara ponsel kelas menengah ke atas, namun sudah menjadi nilai tambah untuk penggunaan sehari-hari, terutama bagi pengguna yang sering beraktivitas di luar ruangan.
AI Button dan pendekatan fungsional
Salah satu ciri khas nubia V80 Design adalah kehadiran tombol tambahan di sisi bodi yang disebut AI Button. Tombol ini berfungsi sebagai shortcut untuk berbagai aksi, seperti membuka aplikasi tertentu, mengaktifkan fitur, atau menjalankan perintah cepat lainnya.
Fungsi tombol ini bersifat adaptif karena didukung sistem berbasis AI. Dalam praktiknya, sistem akan mempelajari kebiasaan penggunaan untuk menyesuaikan fungsi yang paling sering dipakai. Meski konsep ini bukan hal baru di industri, kehadirannya di ponsel entry menjadi pembeda yang cukup menarik.
Layar besar dengan refresh rate tinggi
nubia V80 Design menggunakan panel IPS LCD 6,75 inci dengan resolusi HD+. Secara ketajaman, resolusi ini masih berada di level standar untuk kelas entry. Namun, nilai jual utamanya ada pada dukungan refresh rate 120 Hz, yang masih jarang ditemui di segmen harga serupa.
Pengalaman visual terasa lebih mulus saat melakukan scrolling atau berpindah aplikasi. Nubia juga meningkatkan tingkat kecerahan hingga sekitar 1000 nit (puncak), membuat layar tetap cukup terbaca di kondisi luar ruangan, selama tidak berada di bawah sinar matahari langsung.
Kombinasi layar besar dan refresh rate tinggi menjadikan nubia V80 Design cukup nyaman untuk konsumsi konten, meski resolusinya belum Full HD.
Performa untuk kebutuhan harian
Dari sisi performa, nubia V80 Design ditenagai UNISOC T7280, chipset yang dibangun dengan proses fabrikasi 12 nm. Konfigurasinya terdiri dari dua inti Cortex A75 untuk performa dan enam inti Cortex A55 untuk efisiensi, dipadukan dengan GPU Mali-G57.
Dalam penggunaan sehari-hari, performanya tergolong cukup responsif untuk aktivitas dasar seperti browsing, media sosial, chatting, dan streaming. Berdasarkan pengujian sintetis, skor AnTuTu v10 berada di kisaran 435 ribuan, yang menempatkannya sejajar dengan chipset 4G populer lain di kelas entry.
Untuk gaming, ponsel ini masih mampu menjalankan game populer dengan pengaturan grafis menengah hingga rendah. Game berat tetap bisa dijalankan, namun membutuhkan kompromi pada pengaturan grafis dan kestabilan frame rate.
Kamera utama 50 MP
Meski tampil dengan modul tiga kamera, nubia V80 Design pada dasarnya hanya mengandalkan satu kamera utama beresolusi 50 MP. Kamera ini sudah mendukung PDAF dan mampu menghasilkan foto dengan detail yang cukup baik di kondisi cahaya terang.
Hasil foto siang hari terlihat tajam dengan warna yang relatif natural untuk kelasnya. Namun, performa kamera akan menurun di kondisi minim cahaya, sesuatu yang wajar untuk ponsel entry tanpa sensor tambahan khusus.
Kamera depan 16 MP cukup memadai untuk kebutuhan selfie dan panggilan video. Untuk perekaman video, baik kamera depan maupun belakang dibatasi hingga 1080p 30 fps. Nubia menambahkan fitur perekaman simultan kamera depan dan belakang, yang bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan tertentu.
Konektivitas dan fitur tambahan
Di sektor konektivitas, nubia V80 Design sudah mendukung NFC, fitur yang kini semakin penting untuk pembayaran digital dan akses kartu elektronik. Selain itu, terdapat fitur Linkfree yang memungkinkan panggilan suara melalui Bluetooth tanpa jaringan seluler, dengan jarak terbatas.
Fitur ini memang memiliki batasan teknis, namun dapat berguna dalam kondisi darurat atau lingkungan tertentu. Keberadaannya menambah nilai fungsional yang jarang ditawarkan ponsel entry lain.
Baterai dan pengisian daya
nubia V80 Design dibekali baterai 5000 mAh, kapasitas yang sudah menjadi standar untuk ketahanan seharian penuh. Dalam penggunaan normal, ponsel ini mampu bertahan dari pagi hingga malam tanpa perlu pengisian ulang.
Menariknya, nubia menyertakan fitur reverse charging, AI Night Charging, serta ByPass Charging. ByPass Charging memungkinkan daya langsung mengalir ke sistem tanpa melewati baterai saat ponsel digunakan sambil diisi daya, membantu menjaga suhu dan kesehatan baterai dalam jangka panjang. Fitur ini biasanya hanya ditemukan pada ponsel gaming atau kelas lebih tinggi.
Keterbatasan yang perlu dicatat
Sebagai ponsel entry, nubia V80 Design tetap memiliki kompromi. Sistem audio masih menggunakan mono speaker, sehingga pengalaman multimedia kurang imersif dibandingkan ponsel dengan speaker stereo. Untungnya, port audio 3,5 mm masih tersedia.
Selain itu, slot microSD yang digunakan bersifat hybrid, sehingga pengguna harus memilih antara menggunakan dua kartu SIM atau satu SIM dengan kartu memori tambahan.
Penilaian keseluruhan
nubia V80 Design hadir sebagai ponsel entry yang mencoba menawarkan lebih dari sekadar spesifikasi dasar. Desain yang mencolok, layar 120 Hz, fitur AI Button, serta kelengkapan fitur pengisian daya menjadi nilai jual utamanya.
Di sisi lain, resolusi layar yang masih HD+, sistem audio mono, dan konfigurasi kamera yang sederhana menjadi batasan yang perlu dipahami sejak awal. Secara keseluruhan, nubia V80 Design cocok bagi pengguna yang menginginkan ponsel entry dengan tampilan unik, fitur fungsional lengkap, dan performa yang cukup stabil untuk kebutuhan harian.